Jawab Kekurangan Dua Tahun Ini, GoPro Mulai Lirik Kamera Entry Level

Kondisi keuangan GoPro dalam dua tahun terakhir ini cukup memprihatinkan. Bahkan mereka harus merumahkan pegawai dan mengurangi produksi. Tetapi catatan buruk itu sepertinya mulai terkikis seiring dengan laporan keuangan di kuartal ketiga tahun ini.


Di kuartal ketiga tahun ini laporanr keuangan GoPro meraup revenue sebesar USD 330 juta dengan laba bersih USD 14 juta. Ini merupakan laporan keuangan terbaik dalam dua tahun terakhir. Tetapi laporan lain mereka harus dihadapkan dengan tantangan meraih revenue USD 470 di kuartal terakhir tahun ini.

CEO GoPro Nick Woodman menyebutkan jika untuk mendukung keuangan tersebut GoPro mulai melirik produk entry-level. Sebab produk ini lebih banyak dipilih konsumen sepanjang periode Januari hingga September.

Mulai tahun depan GoPro sepertinya lebih memilih bermain di segmen entry-level. Bukan berarti produk unggulan mereka akan dikurangi. Sejauh ini Woodman belum mau mengungkap sepreti apa rencana produk entry-level yang akan diusung.