Super Canggih dan Kekinian, Rapat Virtual Bareng Peralatan dari Google

Februari 09, 2018
Di awal tahun 2.000-an video conference telah menjadi barang berharga. Tetapi seiring dengan perkembangannya teknologi pendukung telah hadir. Kali ini raksasa jagat maya Google menghadirkan hardware untuk mendukung video conference.


Google baru saja mengumumkan empat hardware kamera, speaker + mikrofon, komputer mini dan layar sentuh. Keempat perangkat ini sejatinya untuk mendukung aplikasi Hangouts Meet dan Hangouts Chat yang sudah meluncur Maret lalu.

Kameranya bersensor 4K dan lensanya bersudut 120 derajat. Tidak lupa teknologi machine learning tela ditanamkan agar kamera bisa mendeteksi peserta rapat. Google juga mengombinasikan speaker plus mikrofon sanggup Sementara speakernya sanggup meminimalisir suara bising di sekitar ruang saat rapat.

Komputer mininya pasokan Asus Chromebox yang ditenagai Intel Core i7 dengan Chrome OS sebagai operation system-nya. Oh iya, untuk admin atau operatornya dibekali fitur remote device monitoring untuk admin IT. Fungsinya untuk terus memberikan update kepada peserta rapat.

Pada saat rapat itulah controlling melalui layar sentuh 10,1 inci beresolusi 1280 x 800. Terdapat port HDMI untuk memudahkan penyambungan laptop saat presentasi. Paket ini kabarnya dilepas dengan harga USD 1.999 (Rp 26,5 juta). Cukuplah bagi perusahaan investasi untuk memudahkan video conference.

Meizu M6s Meluncur Maret diluncurkan di Beijing, Tiongko

Januari 28, 2018
Meizu M6s resmi diluncurkan di Beijing, Tiongkok, Rabu (17/1) waktu setempat. Lantas, kapan smart phone dengan layar 5,7 inch ini hadir di Indonesia?

VP Overseas Sales and Marketing Department Meizu Technology, Daniel Jiu memerkirakan M6s tersedia di Indonesia pada Maret 2018.  Untuk pemasarannya, ungkap Jiu, Meizu akan menggandeng partner lokal demi memenuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).


"Di Indonesia ada aturan TKDN, makanya kami gandeng partner lokal. Kami yakin produk ini dapat diterima masyarakat karena punya fitur unggulan menarik dengan harga terjangkau. Mitra lokal kami juga sangat percaya diri," tuturnya.

Meizu M6s merupakan smar tphone pertama Meizu dengan rasio layar 18:9. Smart phone ini memiliki ukuran layar cukup jumbo, yakni 5,7 inch.

Spesifikasi lainnya, M6s dilengkapi kamera depan 8MP dan kamera belakang 16MP. Ruang penyimpanannya berkapasitas 32GB dan 64GB dengan RAM 3GB. Kapasitas baterainya 3.000mAh dan harganya dibanderol 999 yuan atau sekitar Rp 2 juta.

Jiu menambahkan, pihaknya memang belum segencar para pesaing di industri smart phone yang memasarkan produknya di Indonesia. Menurutnya, Meizu saat ini fokus mengembangkan produknya agar bermanfaat untuk aktivitas manusia. "Kami fokus terhadap pengembangan produk agar masyarakat dapat merasakan produk berkualitas dengan harga terjangkau," ungkap Jiu.

Indonesia juga dinilai menjadi pasar menarik bagi Meizu. Hal ini ditopang dari demografi masyarakat Indonesia. Ia menilai kontribusi penjualan dari Indonesia masih berpotensi di masa depan. "Kami menyasar anak muda di Indonesia. Selain itu produk yang berasal dari Tiongkok juga mudah diterima di Indonesia," tambah Jiu.

Meizu saat ini sudah memiliki 26 sentra customer service di Indonesia. Ini menunjukkan komitmen Meizu untuk memberi kemudahan bagi para pengguna.

Dell Chromebook 5000 Seri A, Tahan Banting dan Murah

Januari 28, 2018
Mumpung masih di awal tahun, Dell merilis lini produk laptop Chromebook paling anyarnya. Tidak saja harganya yang murah, keduanya diklaim tahan banting.

Laptop anyar Dell itu diberi nama Chromebook 5000 series a. Perangkat ini diperkenalkan secara resmi dalam ajang BETT 2018 yang berlangsung di London, Inggris.


Chromebook 5000 series a dibuat 2 in 1. Bisa digunakan sebagai laptop standar atau diubah jadi tablet. Karenanya, layar 11,6 inch dibuat layar sentuh dan dibekali EMR pen untuk mencorat-coret di atasnya.

Dell mentenagai laptopnya itu dengan prosesor Celeron dual core dan empat core. Jadi pengguna bisa memilih spesifikasi mana yang sesuai dengan kebutuhannya.

Keunggulan laptop ini terletak di baterainya. Dell mengklaim mampu bertahan hingga 13 jam penggunaan. Tak hanya itu, seperti disinggung di muka, Chromebook 5000 series a ini tahan banting.
Dell menjamin perangkatnya ini mampu bertahan saat jatuh dari ketinggian 1,2 meter di segala permukaan. Atau 0,7 meter ke permukaan baja atau yang sangat keras.

Menariknya dengan segala yang dimiliki, laptop yang menyasar untuk kalangan pendidikan itu dibanderol ramah kantong. Dell melepasnya seharga Rp 3,8 juta dan mulai dipasarkan Februari mendatang.

Intel Optane SSD 900P Klaim sebagai SSD Tercepat

Desember 15, 2017
Beberapa waktu lalu Samsung merilis SSD 960 Pro dengan mengklaim sebagai yang tercepat. Tetapi kini Intel meluncurkan produk serupa yakni, Intel Optane SSD 900P yang diklaim lebih cepat dari 960 Pro.


Kecepatan membaca Optane SSD 900P bisa mencapai angka 2.500 MB/s, adapun kecepatan menulisnya 2.000 MB/s. Di saat yang sama, ada dua kapasitas yang ditawarkan, yakni 280 GB dan 480 GB – jauh melebihi kapasitas RAM terbesar yang ada di pasaran saat ini.

Berdasarkan hasil uji coba performa Optane SSD 900P lebih baik dibanding 960 Pro. Meskipun keduanya sama-sama menggunakan interface NVMe PCIe, namun kecepatan Optane lebih unggul.

SSD ini istimewa karena mengadopsi teknologi 3D Xpoint. Teknologi tersebut untuk menjembatani antara RAM dan SSD. Sebab keduanya sama-sama merupakan tipe memory. Bedanya RAM memiliki kecepatan tinggi dan kapasitas rendah. Sebaliknya, SSD berkapasitas besar ngomong soal kecepatan lebih rendah dibandingkan dengan RAM.

Sebetulnya kehadiran Optane 900P ini diprioritaskan bagi videografer atau video editor serta gamer. Mereka membutuhkan kecepatan membaca dan menulis yang tidak bisa dikompromi. Kabarnya Optane dilepas sangat mahal. Untuk varian 280 GB dijual USD 389 (Rp 5,1 juta), sedangkan varian 480 GB seharga USD 599 (Rp 7,9 juta).

Smartwatch Analog...!!! Q Control Lebih Sporty dan Fashionable

Desember 12, 2017
Fossil tidak terlihat agresif di tahun 2017 memproduksi smartwatch. Ini disebabkan perusahaan asal Texas, Amerika Serikat itu baru saja mengakuisisi Misfit. Namun begitu Fossil telah berpengalaman melahirkan smartwatch analog.


Kini Fossil baru saja melahirkan satu smartwatch berpenampilan sporty, Q Control. Sebagaimana dikutip dari Tech Radar pekan lalu, bahwa desainnya lebih mirip edisi sebelumnya. Ada yang menilai Q Control nyaris sama dengan Misvit Vapor.

Namun kali ini Q Control hadir dengan memperbanyak fitur. Semisal sensor detak jantung. Perangkat ini juga bisa digunakan untuk berenang. Sebab Q Control memiliki sertifikasi tahan air dan bisa digunakan menyelam hingga kedalaman 50 meter.

Mengenai platform, Q Control telah dijejali Android Wear 2.0, chipset Qualcomm Snapdragon Wear 2100, memori internal 4 GB, dan baterainya bertahan 24 jam. Desainnya cukup keren lantaran berdesain sporty berdiameter 45 mm, ketebalan 14 mm, dan strap 20 mm.

Kabarnya Q Control juga dibekali Google Assistant dan memiliki watch face yang bisa diubah. Sebab Fossil sudah mendesain watch face yang lebih keren. Soal harga, Q Control dilepas seharga USD 275 atau kurang lebih Rp 3,6 juta.

Ciamik Jioss Gandoss...!!! Apple Watch Series 3 Angkat Apple Kuasa Pasar Wearable

Desember 11, 2017
Beberapa waktu lalu sejumlah analis memunculkan telah Apple menjadi perusahaan dengan penjualan gadget tertinggi. Kali ini sejumlah analis juga menempatkan perusahaan asal Cupertino, California, Amerika Serikat itu di posisi teratas untuk produk wearable hingga kuartal ketiga 2017.


Canalys juga menempatkan Apple sebagai pemimpin pasar wearable. Apple dilaporkan menguasai 23 persen, atau lebih tinggi dari pada Xiaomi yang menguasai 21 persen. Adapun Fitbit berada di belakang Xiaomi dengan selisi hanya 1 persen.

Ketiganya telah meninggalkan sejumlah perusahaan lain dalam hal pangsa pasar. Canalys menyebut Huawei dan Samsung masing-masing menguasai pasar 6 persen dan 5 persen. Sedangkan sisanya 25 persen dibagi perusahaan wearable di seluruh dunia dengan total penjualan 17,3 juta unit hingga kuartal ketiga 2017.

Keunggulan Apple di pasar wearable berkat peluncuran Apple Watch Series 3. Perangkat ini menunjukkan kemampuan konektivitas seluler ke smartwatch. Sejatinya Canalys menemukan potensi pasar yang lebih gede yang dimiliki Apple. Hanya saja pasokan Apple Watch Series 3 yang tersendar dan berdampak pada hambatan analisa.

Sejauh ini Apple belum merilis angka penjualan untuk Apple Watch. Perusahaan yang didirikan Steve Jobs itu masih mengumumkan persentase pertumbuhan bersifat sementara. Namun sejauh ini banyak perusahaan riset dan analis pihak ketiga mengindikasikan bahwa Apple Watch Series 3 terjual dengan baik.

Kuasai Pasar Teknologi, Asus ZenFone 4 Pro Hadir dengan Kamera Ganda

Desember 10, 2017
Asus telah brhasil mengusai pasar teknologi di sejumlah kawasan Asia dan Eropa. Sejumlah produknya telah menyita perhatian publik melalui ZenFone-nya. Sepertinya raksasa asal Tiongkok itu kembali menghadirkan generasi penerus, keluarga ZenFone 4.


Dikutip dari Android Headlines, ZenFone 2 dan 3 telah menjadi cerita sukses Asus. Kini giliran ZenFone 4 Pro yang hadir. Line up in idisebut-sebut sebagai penantang dari OnePlus 5T maupun Essential PH-1.

ZenFone 4 Pro memiliki bentang layar 5.5 inchi, dengan resoluso AMOLED 1920 x 1080, dengan kerapatan piksel 440, dan layar ZenFone 4 Pro terlindungi Gorilla Glass 5. Kabarnya smartphone ini sudah dijejali Snapdragon 835, RAM 6 GB, dengan memori internal 64 GB dan 128 GB. Jika masih kurang masih ada slot microSD hingga 2TB. Pada dasarnya microSD hanya 400GB.

Sementara baterainya berkapasitas 3600mAh dan sudah berjalan di Android 7.1.1 Nougat dan bisa di-upgrade ke Oreo 8.0. Memiliki kamera ganda di bagian belakang dengan sensor 12 MP ber-aperture f/1.7, dan kamera kedua 16 MP lengkap dengan lensa. Kedua kamera ini telah dilengkapi image stabilization empat sumbu dan autofocus. Sementara kamera depan bersensor 8MP f/2.2.

Adapun konektivitasnya WiFi 802.11 a/b/g/n/ac, Bluetooth 5.0, NFC, GPS with A-GPS, GLONASS, BDS, dan GALILEO, serta terdapat USB-C port. So far belum ada keterangan harga dan jadwal rilisnya.